Kami menyediakan informasi seputar Macau Trip, Macau City Tour, Lembongan Day Tour, City Tour Beijing China, Private Tour Singapore, Tour Halong Bay Vietnam, Vietnam Visa for Indonesian, Visa Support Russia, Visa India Indonesia, Liveaboard Indonesia dan Masih banyak lagi. Ada juga berita TERPOPULER

Jumat, 30 Maret 2018
Macau Trip Macau City Tour Lembongan Day Tour City Tour Beijing China Private Tour Singapore Tour Halong Bay Vietnam Vietnam Visa for Indonesian Visa Support Russia Visa India Indonesia Liveaboard Indonesia Komodo Liveaboard Meritus Mandarin Orchard Pro Surf School Bali Parisian Hotel Macau js luwansa hotel jakarta coworking jakarta k77 guest house medan ombak sunset gili 4 bedroom villa seminyak meeting room jakarta hotel the park lane jakarta

​Ingin Kaya Sebelum Usia 35!? Kamu Harus Terapkan "7 Prinsip" Ini dalam Kehidupan Sehari-harimu! Tahu-tahu, Uangmu Sudah "Segunung"!




Seorang profesor pernah mengatakan,

Sebuah tindakan menumbuhkan kebiasaan,

Sebuah kebiasaan menumbuhkan karakter,

Sebuah karakter menumbuhkan nasib.

Jika ingin menjadi orang kaya, kamu harus bertindak dari sekarang dan menanamkan 7 kebiasaan ini dalam hidupmu!



(1) Pertebal dompetmu

Sisihkan minimal 1/10 dari pendapatanmu. Jika kamu punya gaji 5 juta, maka sisihkan minimal 500 ribu setiap bulan untuk ditabung atau diinvestasikan. Hanya dengan menyisihkan uang di dompet, dompetmu baru akan semakin tebal.

(2) Atur pengeluaranmu

Keinginan setiap orang tidak ada batasnya. Ingin ini, ingin itu, banyak sekali. Selain pengeluaran wajib, ada juga pengeluaran yang sebenarnya tidak diperlukan. Coretlah pengeluaran yang tidak "wajib". Sortir mana yang bukan termasuk pengeluaran yang diperlukan.

(3) Gunakan baik-baik setiap sen uangmu

Jangan hanya menaruh uangmu di dompet saja. Uang yang kamu sisihkan bisa kamu gunakan lagi untuk investasi, jangan hanya dibiarkan menganggur di sana.

(4) Hati-hati dalam berinvestasi

Ada banyak sekali produk investasi yang ditawarkan oleh bank, perusahaan aset, bahkan perorangan. Sebelum menanamkan uangmu, selidiki dulu, apakah investasi ini bisa untung. Bandingkan dengan tawaran lain, yang mana yang paling sesuai dengan Anda, juga pikirkan resikonya. Jika beresiko tinggi, sebaiknya alihkan danamu ke investasi yang lebih pasti.

(5) Beli rumah sendiri

Dengan memiliki rumah sendiri, kamu tak usah lagi membayar uang kos. Walaupun kamu harus membayar cicilan, tapi 10-20 tahun kemudian, rumah itu sudah milikmu. Boleh dikatakan ini juga semacam investasi, mengingat harga rumah yang hanya akan semakin mahal ke depan.



(6) Pikirkan masa depanmu

Hanya dengan bekerja dan menabung mulai dari sekarang, masa depanmu baru akan terjamin. Jika bulan habis, gaji habis, maka apa yang kamu sisakan untuk masa depan? Kita tidak mungkin bisa bekerja selamanya sampai tua. Walau kita berkeinginan, tapi kondisi fisik tidak akan memungkinkan. Kamu harus punya cadangan untuk masa depan. Sisihkan uang dan investasikan, baik properti, saham atau minimal deposito. Masa depanmu baru akan terjamin.

(7) Tingkatkan kemampuanmu mencari uang

Jika ingin menjadi kaya, kamu harus perbesar pendapatanmu. Carilah pekerjaan dengan gaji yang lebih besar (tapi bukan berarti pengeluaran juga ikut bertambah besar), carilah peluang usaha mana yang menguntungkan, investasi mana yang bisa naik ke depannya. Mulailah dari kecil-kecil, lama-lama juga jadi bukut.

Sebisa mungkin jangan berhutang, jika berhutang, bayarlah secepatnya dan jangan membeli barang yang di luar kemampuanmu.

Utamakan kenyamanan, bukan kemewahan

Ada orang yang hidupnya untuk mengejar kemewahan. Sekali ada duit, langsung beli barang mahal. Orang seperti ini hanya akan bangkrut suatu saat nanti, dan ia akan menemukan dirinya dikelilingi dengan barang-barang yang sebenarnya tidak begitu ada artinya.



Kita harus bisa membedakan mana barang yang dapat membuat kita hidup dengan nyaman dan mana yang merupakan barang mewah. Ponsel saja ada yang berbagai jenis, mulai dari yang harganya 1 jutaan hingga yang harganya 10 jutaan. Yang satu merk lokal tapi berfungsi dengan baik, yang satu merk luar tapi karena 'merk' jadi mahal. Mana yang Anda pilih?

Banyak juga orang yang membeli dan memakai barang mewah demi 'gengsi', ingin dicap bos, dianggap orang berduit. Tipe-tipe orang seperti ini kalau bangkrut juga tidak heran.

"Jika kita gengsi, peduli dengan pandangan orang lain, maka pandangan itulah yang akan menghancurkan kita sendiri."



Jangan berhutang untuk membeli barang yang di luar kemampuan

Jika kamu berhutang atau meminjam duit untuk usaha atau investasi, itu boleh. Tapi jika meminjam duit untuk dipakai habis untuk makan mewah, hidup mewah, itu adalah keputusan yang tidak bijak. Ada orang yang berhutang untuk membeli tas-tas, baju-baju bermerk. Untuk apa? Jangan sampai kamu juga seperti mereka.

Sekali punya uang, jangan tergoda untuk menghabiskannya

Ada orang yang sekali punya duit langsung beli ini beli itu. Ingat, beli barang tidak akan membuatmu menjadi kaya, hanya akan membuatmu hidup lebih nyaman. Sebelum kamu "benar-benar mampu", tahanlah godaan untuk membeli barang yang harganya di luar kemampuan. Kadang ada juga orang yang ingin membuktikan bahwa dirinya mampu, karena itu sekali punya duit langsung beli barang yang tergolong mahal atau biasanya tak bisa dibeli. Ini nih, hindari yang seperti ini yah!

Ada usaha pasti ada hasil

Tidak peduli seberapa sulit, seberapa capek, jangan tunda apa yang harus kamu kerjakan. Ada berapa orang yang sukses dalam hidup berbekal kerja keras, ada berapa orang yang gagal dalam hidup karena malas. Kunci sukses tak lain adalah niat juang dan ketekunan.

Orang yang mau berusaha pasti ada rezekinya, pasti dibantu sama yang berkuasa.

Masih muda harus kerja, jangan harap warisan orang tua

Ada satu orang anak muda, lulusan S1 luar negeri, pulang ke tanah air. Ia tak tahu mau ngapain. Ketika ditanya, "Kamu kok gak kerja, mo nunggu apa?"

"Nunggu dikasih modal", jawabnya. Waduh, anak muda kok gak bekerja malah harap modal dari orang tua? Tidak punya pengalaman, tidak punya apa-apa, nanti modalnya sudah sampai ke tangannya, apa gak ludes tuh?

Orang yang belum pernah bekerja tidak akan tahu apa arti sebenarnya uang, betapa berharganya nilai uang. Jika seseorang hanya berharap dikasih modal, ini sangat identik dengan perumpamaan "datang gampang, perginya juga gampang."

Modal tidak menjamin usaha yang dibangun bakal sukses. Walaupun ada modal, tapi tidak ada niat juang, ketekunan, kegigihan, pengalaman, mau bagaimana bisa sukses?'

9 dari 10 pengusaha sukses berasal dari keluarga tak mampu. Mereka memulai dari nol, dari modal kecil-kecilan, lama-lama baru bisa sesukses sekarang. Jika anak muda berharap modal dari orang tua tanpa perlu bekerja, maka tak heran jika modal tersebut lenyap di tangannya.



Fokus pada satu usaha

Ketika kita fokus pada satu bidang, maka kita akan semakin mahir di bidang tersebut. Namun jika kita fokus pada terlalu banyak usaha, maka tidak ada satu pun yang akan benar-benar kita kuasai. Pada akhirnya, tidak ada satu pun yang berhasil. Mulailah dari satu usaha. Fokus pada usaha itu sampai benar-benar mantap dan stabil, baru lirik usaha lain. Jangan sekali mulai mau merangkul semuanya.

Hati-hati dengan "teman" yang kayak gini

Hati-hati dengan teman yang hanya mengincar uangmu. Jika sudah ngomong masalah uang, jangankan teman, saudara pun bisa perang darah. Jika "temanmu" mengungkit masalah uang, apalagi dengan tawaran "menggiurkan", "Eh, aku tahu nih investasi mana yang menguntungkan, dijamin pasti untung gede", kamu harus waspada. Jangan sampai uang yang kamu hasilkan dengan susah payah jatuh ke tangan orang lain dan tidak bisa diambil kembali.



Tidak usah pamer kekayaan

Tidak perlulah memberitahu orang berapa banyak rumah yang kamu punya, berapa hektar lahan, berapa banyak ruko yang kamu miliki karena itu malah tidak baik untuk kamu sendiri. Tetaplah rendah hati. Berapapun yang kamu punya, cukup sendiri saja yang tahu. Ada juga kasus orang yang gengsian, tidak punya tapi ngomongnya punya. Jangan sampai seperti itu yah!

Cari uang yang halal

Carilah uang dengan tanganmu sendiri, walaupun susah, sedikit, tapi setidaknya itu uang bersih. Mencari uang dengan cara mencuri, menipu, korupsi, memang cepat tapi dosanya ditanggung sendiri di akhirat. Uang yang dihasilkan dengan cara kotor, hati kita pun tidak bisa tenang dan tidak bisa tidur nyenyak di malam hari. Pantaskah?



Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat semua! Salam sukses! SHARE artikel ini ke teman-temanmu!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==